Aku dan kamu saling rindu,
lalu saling goda.
Walau semu,
meski tak nyata.
Meski dalam bisu,
walau tanpa kata-kata.
I Choreograph My Life, and Dance it in Your Mind.
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
Author
@calliandr_a
Archives
Popular Posts
-
Tulisan ini menceritakan tentang enam anak manusia beda kasta, masa lalu, dan ukuran badan yang dipaksa keadaan untuk tidak hanya bers...
-
Rasanya sudah berdekade aku tidak didera gelisah semacam ini. Dulu mungkin ini aku namai rindu. Ini masa yang baru. Saat aku tidak tahu l...
-
Saya baru saja membaca sebuah cerita di dalam Madre karya Dee Lestari yang berjudul Menunggu Layang-layang. Cerita ini mengenai seorang p...
-
People say that growing up can wait. I used to believe it. But well then, apparently it cannot wait. at all. Rasa-rasanya, baru se...
-
"persahabatan itu sebuah proses kompromi." We meet each and everyday. But you are not really there, and I'm also not ther...
-
Sabtu, 25 November 2017. Merayakan Hari Guru di tahun 2017 dengan pulang ke SD Negeri 16 Kutamakmur, Aceh Utara, tempat saya pernah ...
-
30 Desember 2008. Malam yang sama, Saat perbincangan melelahkan itu berlangsung Di ampar bangunan yang kutempati secara tidak per...
-
Hari ini adalah ulang tahun Papa ke-54! Untuk pertama kalinya selama 24 tahun, aku tidak ada di rumah untuk menyelipkan hadiah kejutan at...
-
Ini adalah sebuah kisah abu-abu yang akan selalui menghantuiku, entah sampai kapan. Ya, abu-abu. Bukan merah jambu yang penuh cinta, Ata...
-
Menjadi Kepala Departemen Seni dan Budaya, berhenti dari BEM, atau mencoba posisi lain? Tulisan ini dulu dibuat di tengah kegalauan...
Calliandra. Powered by Blogger.
0 comments :
Post a Comment